Radio Komunitas, Media Komunitas Berbagi

Radio komunitas akan kuat bila pendengarnya merasa terlayani oleh radio. Pegiat radio harus mampu menangkap keinginan warga untuk selanjutnya dijadikan pertimbangan dalam perancangan program siaran. Sayang, kegiatan yang bertujuan menyerap keinginan sangat jarang digunakan. Akibatnya, radio komunitas justru meniru gaya radio swasta yang semakin menjauhkan radio dari komunitasnya.

Demikian pendapat Budhi Hermanto, Manajer Pengembangan Kapasitas Combine Resource Institution (CRI) Jogjakarta dalam Pelatihan Pengelolaan Radio Komunitas yang diselenggarakan Kelompok Kerja Jaringan Radio Komunitas (Pokja JRK) Kabupaten Padang PAriaman dan Kota Pariaman di Radio Komunitas Bahana FM, Kota Pariaman pada 9-10 Januari 2010. Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta perwakilan dari Radio Padang Sago FM, Radio Kiambang FM, Radio Bahana FM, dan Radio Suandri FM.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan penguatan radio komunitas setelah Pokja JRK Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman terbentuk pada November 2009 lalu. Dalam pelatihan ini dibahas tentang prinsip dasar radio komunitas, hubungan radio komunitas dengan komunitasnya, dan evaluasi program siaran.

“Bila Anda tidak bisa mampu menyerap keinginan warga, radio akan semakin jauh dari warganya. Warga harus dilibatkan dalam menyusun program siaran supaya pegiat radio bisa menentukan bentuk dan pengemasan siaran yang tepat,” jelas Budhi.

Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan sebab fasilitator menyampaikan materi dengan metode permainan. Materi pelatihan juga membantu para pegiat radio komunitas untuk mengevaluasi program siaran yang mereka susun sebelumnya. Rian Sukri (28) pegiat Radio Komunitas Padang Sago berjanji akan menerapkan ilmu yang ia dapatkan untuk meningkatkan layanan radio yang dikelolanya.

Radio Komunitas Padang Sago FM tengah mempersiapkan perizinan ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatra Barat. Kegiatan ini akan dimanfaatkan oleh radio untuk merancang program siaran yang tepat bagi warga di Kecamatan Padang Sago. (Sabar Rina, Yossy Suparyo, Adriani Zulivan)

You may also like...

Leave a Reply