
Dalam situasi darurat, terutama pasca bencana, kebutuhan terhadap informasi dan komunikasi sangat vital. Padahal pada saat yang sama, infrastruktur informasi dan komunikasi mengalami gangguan. Gangguan terhadap fungsi infrastruktur informasi-komunikasi menyulitkan upaya penanganan tanggap darurat yang dilakukan oleh banyak pihak. Untuk memperbaiki infrastruktur informasi-komunikasi di lokasi bencana tentu membutuhkan waktu yang relatif lama jika menggunakan cara biasa.
Tim Informasi-Komunikasi untuk Situasi Darurat (TIKuS DARAT) dibentuk untuk membantu penyediaan fasilitas informasi-komunikasi dalam situasi darurat, terutama paska bencana. TiKUS DARAT dilengkapi dengan seperangkat peralatan komunikasi yang dirancang bisa berfungsi secara cepat dan terintegrasi.
Dibutuhkan dukungan sistem jaringan informasi dan komunikasi di masa pra bencana dan tanggap darurat yang menjembatani koordinasi alur informasi dan komunikasi antara pemangku kepentingan di tingkat provinsi, kabupaten, dengan komunitas.
Selama tahun 2010 TIKUS DARAT telah mengembangkan suatu infrastruktur informasi dan komunikasi terdiri dari peralatan untuk menginput, memproses, dan menyajikan data, baik berupa teks, gambar, suara, maupun video. Setelah terpasang maka akan terintegrasi dengan website, SMS gateway, dan hotline telpon. Peralatan ini akan membantu TIKUS DARAT dalam menjembatani komunikasi antarpihak melalui beragam jenis teknologi informasi dan komunikasi.
Di samping itu TIKUS DARAT juga membangun jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti BNPB, kalangan pemerintah dari tingkat kecamatan hingga provinsi, dan lain-lain.
Mobil TIKUS DARAT
TIKuS DARAT dilengkapi dengan peralatan untuk menginput, memproses, dan menyajikan data, baik berupa teks, gambar, suara, maupun video. Setelah TIKuS DARAT terpasang, dia akan terintegrasi dengan website, SMS gateway, dan hotline telpon. Dengan peralatan tersebut TIKuS DARAT akan mempu menjembatani komunikasi antar pihak melalui beragam jenis teknologi informasi. TiKUS DARAT bisa digunakan untuk beragam fungsi, antara lain:
1. Siaran radio. Melalui siaran radio, informasi yang dibutuhkan oleh pengungsi bisa disebarluaskan secara cepat dan serentak. Melalui siaran radio, informasi yang akurat mengenai bencana bisa menjangkau masyarakat luas sehingga bisa menangkal isu menyesatkan yang biasanya berhembus paska bencana.
2. Radio komunikasi. Pada saat bencana komunikasi radio sangat efektif digunakan untuk berkoordinasi dengan banyak pihak, seperti polisi, tim search and rescue (SAR), tim medis, palang merah. Jika koordinasi berjalan dengan baik maka penanganan bencana akan lebih optimal.
3. Produksi media cetak. Informasi dalam format tercetak juga efektif dalam situasi dimana kebanyakan pengungsi tidak memiliki alat untuk mengakses media elektronik.
4. Akses internet Fasilitas sambungan internet sangat berguna untuk membuka komunikasi dari lokasi bencana kepada pihak luar. Informasi dari lapangan bisa diperbaharui secara cepat sehingga pihak luar yang akan memberikan bantuan menjadi lebih mudah dalam mengambil keputusan.
5. SMS Gateway Melalui layanan pesan singkat (SMS) informasi bisa disebarluaskan dengan cepat dan serentak baik kepada pengungsi maupun relawan.
6. Proyektor dan layar lebar Fasilitas proyektor dan layar lebar bisa digunakan untuk memutar video maupun menyajikan presentasi multimedia. Selain bisa menghibur, fasilitas ini bisa digunakan sebagai media penyadaran tanggap bencana kepada masyarakat.
TiKUS DARAT menggunakan sistem kelistrikan yang mandiri, sehingga tetap bisa berfungsi dalam kondisi jaringan listrik PLN padam. Perangkat TIKuS DARAT dikemas dalam kendaraan berpenggerak ganda (4×4) sehingga bisa menjangkau medan yang sulit ditembus dengan kendaraan biasa.
Link: http://tikusdarat.net/



