Ada dua tolok ukur bilamana karya sastra yang baik: dulce et utile. Karya sastra yang baik wajib memberi nikmat (dulce) dan sekaligus mengasih kegunaan pada pembacanya (utile). Dalam tataran kenikmatan, pembaca merasa senang, tertarik, dan terhibur saat dan setelah membaca karya sastra. Dan, segera atau agak lama setelah membaca karya sastra, secara tidak langsung, pembaca [...]
|
