Follow Kami di Jejaring Sosial

     


Site Map: Home > Penerbitan > Buku Panduan “Pewarta Warga”
4 January 2012 06:53 WIB

Buku ini disusun sebagai panduan bagi para pewarta di Suara Komunitas agar dapat bekerja efektif dan efisien. Jurnalisme Suara Komunitas mengacu pada prinsip-prinsip yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers agar menghasilkan berita- berita yang dapat dipercaya. Pewarta warga menyusun berita dengan cara pandang warga.

Jurnalisme warga merupakan wujud kesadaran warga atas pentingnya keterlibatan warga dalam mengelola informasi. Pasalnya, media massa arus utama (komersial) tidak dapat berpihak sepenuhnya terhadap kepentingan warga. Ada banyak alasan yang menjadi penyebabnya, mulai dari soal teknis, keterbatasan halaman atau waktu hingga persoalan ideologis yang menyangkut kepentingan pemilik media massa.

Jurnalisme warga memungkinkan antarwarga dapat berbagi informasi, saling belajar, berbagi keluh kesah, dan mencari jalan keluarmasalahmasalah yang mereka hadapi. Proses ini bisa mendorong perubahan tata kehidupan warga ke arah yang lebih baik. Dari cara pandang komunikasi massa, ini menjadi tahapan penting untuk meraih demokrasi sejati.

Dalam dunia jurnalisme warga, kepercayaan pembaca merupakan imbalan terbesar bagi kerja para pewarta warga. Mereka bekerja tidak untuk mencari keuntungan finansial, tetapi semata-mata ingin terlibat dalam proses pengawasan sosial. Tanpa bekal kepercayaan dari masyarakat, jurnalisme warga tidak akan berarti apapun.

Buku ini ditulis untuk pewarta warga di tingkat akar rumput yang dikembangkan COMBINE Resource Institution bersama media-media komunitas di seluruh penjuru Indonesia. Sejak 2008, Suara Komunitas telah menjadi media pengelolaan dan pertukaran informasi komunitas di Indonesia. Sejumlah wilayah telah merasakan dampak positifnya.

Namun, acapkali para pewarta warga menyadari masih melakukan banyak kesalahan. Kesalahan yang sering muncul, antara lain salah ketik, keterangan narasumber tidak lengkap, pemborosan kata, penggunaan tanda baca yang salah, kalimat tidak runtut, dan yang paling berat melanggar kode etik jurnalistik seperti berita yang tidak seimbang. Akibatnya, berita menjadi tidak enak dibaca dan terkadang bias kepentingan yang tidak mencerminkan kepentingan warga. Jadi, tidak ada bedanya dengan media komersial.

Panduan ini dapat menjadi rujukan bagi para pewarta warga dalam membuat berita yang benar. Seluruh materi panduan ini disusun berdasarkan pengalaman pewarta warga sehingga dapat mengatasi pelbagai persoalan yang sering mereka hadapi.

Panduan ini telah diujicobakan pada Lokalatih Pengelolaan Informasi di Kaukus 17++ di Surakarta, Lokalatih Pewartaan di Cilacap, Pelatihan Singkat Program Proteksi Sosial di Cirebon, Pelatihan Pengemasan Informasi di Media Center Sidoarjo, dan Lokalatih Diskusi PNPM Mandiri di Lampung. Puncaknya, pada Pertemuan Nasional Penyunting Wilayah Suara Komunitas di Cirebon, 22-30 Maret 2011, berkas ini dibahas sehingga menjadi buku panduan yang menampung pelbagai gagasan dari pewarta Suara Komunitas.

Penulis menyadari masih ada banyak kekurangan dalam penyusunan panduan ini. Kami berharap materi panduan ini dapat dikembangkan lagi di masa mendatang.

Selamat Membaca.

Yossy Suparyo

Bambang Muryanto

Silakan baca dan unduh buku versi .pdf di sini

Sampul buku silakan unduh sampul buku di sini


2 Komentar untuk tulisan diatas

HeruLS says:
February 13, 2012 at 12:26

Ijin sedot gan

February 21, 2012 at 4:40

Terimakasih bukunya Pak Yossy Suparyo dan Bambang Muryanto…, @Pak Bambang, mari diskusi lagi di Nitipuran Pak..hehehe

Tulis Komentar

Nama* Comment
E-mail*
Website
Jl. KH Ali Maksum No 183, Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta Indonesia - 55188 Telp/Fax : +62 274 411 123 E-mail: office[at]combine.or.id