LAPORAN KEGIATAN
I. a Gambaran Umum
Dinamika web Suara Komunitas salah satunya diwarnai oleh kehadiran berbagai tulisan yang di kontribusikan oleh anggota-anggota yang ada di wilayah NTB dan dalam perjalanannya di satu sisi ada beberapa kontributor berperan sangat aktif sementara di sisi lain ada sebagian kontributor yang kurang aktif bahkan cenderung pasif dalam mengapload materi tulisan.
Kondisi ini terjadi diakibatkan oleh adanya kesepakatan-kesepakatan yang belum terealisasi serta mekanisme koordinasi internal wilayah NTB yang belum maksimal.
Dalam pertemuan ini berbagai hal yang menjadi hambatan dan tantangan tersebut dipetakanan dan dicarikan solusinya serta di sisi lain berbagai peluang yang ada dirumuskan dalam rencana aksi bersama.
Di lain sisi dalam pertemuan ini semangat silaturahmi menjadi air dan pupuk yang mendorong tumbuh kembangnya semangat saling berbagi khususnya di media Suarakomunitas.
Di samping itu keberadaan Jaringan Radio Komunitas Nusa Tenggara Barat (JRK-NTB) yang dalam kiprahnya fokus pada penguatan kapasitas kelembagaan dan anggota, advokasi kepentingan bersama dan penguatan networking, maka dalam pertemuan ini fokus tersebut dapat dipertajam, khususnya dalam hal penguatan kapasitas lembaga dan anggota serta penguatan kerjasama para pihak.
Berbagai best practis menjadi inspirasi bagi peserta pertemuan bersamaan dengan itu berbagai lesson learnd menjadi pelajaran berharga tidak saja bagi peserta pertemuan tetapi menjadi catatan penting secara kelembagaan.
II TEMPAT, PESERTA DAN WAKTU.
a. TEMPAT PERTEMUAN
Pertemuan ini dilaksanakan di Balai Pelatihan MTS Model Lombok Timur, tepatnya di jalan Pancor-Masbagik, Dusun Gelang, Kecamatan Sukamulia- Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Lokasi ini berjarak sekitar 56 km kearah timur dari Kota Mataram Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
JRK – NTB memilih lokasi pertemuan di wilayah Kabupaten Lombok Timur dengan pertimbangan bahwa sebagian besar rakom anggota yang ada di wilayah ini adalah rakom pendatang baru. sehingga pertemuan ini dapat menjadi perekat emosional serta pemicu semangat mereka dalam mengusung peran dan fungsi pengabdiannya bersama dengan rakom anggota dari daerah kabupaten/kota yang lain.
-
PESERTA
Dari 32 rakom anggota JRK- NTB yang ada, panitia mengundang sejumlah 28 rakom dengan pertimbangan bahwa rakom tersebut sebagian besar masih sangat exsis melakukan pelayanan pada komunitasnya dan sebagian lagi masih belum optimal akibat kendala teknis namun secara personal pengelolanya aktif menulis di web Suarakomunitas, sedangkan sebagian kecil sisanya yang tidak di undang kondisinya sudah tidak surfival.
Dari 28 rakom yang diundang, 21 rakom mengirimkan perwakilannya dan selebihnya berhalangan hadir karena terkendala cuaca. Dengan jumlah peserta sebanyak 29 orang, dengan rincian sbb:
-
No
Rakom/FM Utusan/orang
Keterangan
1
Ninanta
1
Peserta
2
BKL
1
Peserta
3
Priss
1
Peserta
4
Kompak
2
Peserta
5
Gelora
2
Peserta
6
Spentura
1
Peserta
7
Mitra
1
Peserta
8
Rujakngalun
1
Peserta
9
Talenta
1
Peserta
10
Ampera
2
Peserta
11
SGS
2
Peserta
12
Rakola
2
Peserta
13
Forest
2
Peserta
14
NHK
3
Peserta
15
Simponi
1
Peserta
16
Bragi
1
Peserta
17
Pesona
1
Peserta
18
Pantura
1
Peserta
19
SGM
1
Peserta
20
Primadona
1
Peserta
21
Melodys
1
Peninjau
29
Panitia:
Panitia lokal sebanyak 2 orang
1. L Juli Hidayat ST (Ketua JRK- Lombok Timur)
2. Drs Rasidi (Wakil Ketua JRK-NTB)
Fasilitator
1.Budhi Hermanto (CRI)
2.Sarwono (CRI)
3.Ikhsan (Ketua JRK-NTB)
-
WAKTU
Pertemuan dilaksnakan tanggal 4-6 Februari 2011 dengan alokasi waktu sbb :
-
Tanggal /Jam
ACARA
Keterangan
Hari I
14:00 – 16:00
Registrasi
Panitia
16.00 – 18:00
Pembukaan
Panitia
18:00 – 20:00
Isoma
Panitia
20:00 – 21:00
Evaluasi SK 1
Sarwono (CRI)
Hari II
07.00 – 08.00
Breakfast
Panitia
08:00 – 12.00
Evaluasi dan Pengembangan SK
Sarwono (CRI)
12.00 – 14.00
Isoma
Panitia
14.00 – 16.00
Peran JRK dalam Pengembangan SK
Sarwono (CRI)
16.00 – 18.00
Action plan/RTL Budi Hermanto(CRI)
18.00 – 20.00
Isoma
Panitia
20.00 – 22.00
Action plan/RTL Budi Hermanto(CRI)
Hari III
07.00 – 08.00
Breakfast
Panitia
08.00 - 11.30
Reflesi JRK 2 / RTL (jambore)
Ikhsan
11.30 – 12.00
Penutupan
Panitia
III. ISU.
a. Progress Capaian (Statistik Upload) dan strategi rakom/kontributor.
Pada hari pertama fasilitator mempresentasikan statistik tulisan dari kontributor SK yang ada di wilayah NTB dimana per 31 Januari 2011 terdapat tiga rakom yang memiliki grafik upload tulisan yang cukup signifikan yakni:
-
Gita Swara FM sebanyak 139 tulisan
- Bragi FM sebanyak 63 tulisan dan
- Talenta FM sebanyak 60 tulisan serta
satu rakom ; yakni Primadona FM memiliki grafik yang sangat signifian yaitu sebanyak 488 tulisan.
Sementara 20 tulisan dari kontributor lainnya menunjukkan grafik produksi di bawah rata-rata.
Berangkat dari interval capaian produksi tulisan yang sangat lebar tersebut, maka fasilitator menggali best praktis dari rakom yang produktif untuk menginspirasi rakom/kontributor lain serta menggali lesson leard dari berbagai hambatan yang dihadapi rakom/kontributor yang kurang produktif.
Dalam sharing best parctis dan tersebut terungkap bahwa kunci keberhasilan rakom primadona dalam mengangkat berita-berita lokal adalah pada strategi yang digunakan, dimana Primadona menjaring berbagai kalangan/tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di setiap dusun dan desa yang ada di kecamatan bayan.
Dan pada tahun 2009 terhimpun 35 orang tokoh yang kemudian diajak berdiskusi tentang berbagai kesenjangan yang ada di tengah masyarakat akibat tersumbatnya arus informasi. sehingga diperoleh kesepakatan bahwa 35 orang tokoh tersebut harus dibekali pengetahuan jurnalistik untuk menghimpun informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Langkah selanjutnya, dilakukan pelatihan jurnalistik bagi 35 orang tersebut secara swadaya dimana fasilitator pelatihan tersebut dari JRK-NTB. Dengan penghargaan sertifikat jurnalistik dasar.
Setelah memiliki pemahaman yang cukup, ke-35 orang tersebut menjadi simpul informasi (Informan) bagi Rakom Primadona. Informasi dari informan ke Rakom Primadona disampaikan via surat, SMS dan telpon. Informasi tersebut kemudian di edit oleh Rakom Primadona dan diupload ke Web Suarakomunitas, koran Berita, Radar Lombok, Suara NTB dan Acara Lintas Selabar di Rakom Primadona.
Disamping itu pendekatan emosional kepada masyarakat sekitar terus dilakukan, dengan cara setiap berita yang termuat di Web, Radio dan Koran dipublikasikan melalui Buletin Rakom yang disebarkan ke stiap simpul informasi/informan serta di pajang di papan informasi PNPM.
Hal ini berdampak pada meningkatnya keperayaan masyarakat kepada rakom terlebih lagi ketika berita yang dimuat berdampak pada adanya respon positif dari para pihak yang menjadi subjek dan objek dalam pemberitaan tersebut.
Contoh kasus :
Merebaknya polemik seputar pemangku adat Kecamatan Bayan yang dimuat di berberapa media cetak lokal namun tidak dibarengi dengan pemuatan hak jawab dari salah satu pihak yang berpolemik. Kemudian Web Suara Komunitas memuat hak jawab yang bersangkutan sehingga permasalahan tersebut menjadi jernih dan dapat diterima semua pihak.
Kasus tersebut adalah salah satu dari berbagai kasus di lapangan yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan hajat hidup khalayak/publik, seperti:
- Kasus ketidak terbukaan Dishubparkominfo dalam mengelola Web Resmi Kabupaten Lombok Utara
- Kasus pernyataan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terkesan mendiskreditkan radio komunitas
- Kasus penyimpangan PNPM MP
-
Kasus perubahan besaran dana PNPM GS loloan, dll
Yang kemudian direspon para pihak yang terkait hingga ditemukan solusi yang saling menguntungkan.
Dari kasus tersebut terlihat bagaimana rakom/kontributor memerankan diri tidak saja ansih sebagai media hiburan dan penyalur informasi namun sekaligus menjadi media pendidikan serta sebagai media resolusi konflik bagi semua pihak. dengan demikian kran-kran informasi yang selama ini tersumbat dan berdampak pada kerawanan sosial dapat dihindarkan.
Pelajaran lainnya yang dapat diperoleh adalah tanpa disadari terjadi penguatan-penguatan bagi radio komunitas dimana kontributor tersebut berada karena semakin sering kontibutor menulis berita semakin banyak persoalan “ Konflik ” yang dimediasi oleh rakom, dengan demikian dari sisi eksternal semakin kuat keperayaan khalayak terhadap rakom dan disisi internal pengelola rakom semakin terasah kepekaan sosialnya serta semakin teruji keterampilannya mengelola informasi dan komunikasi.
Disisi lain lesson learnd yang dapat dipetik dari dimamika di lapangan adalah betapa masih sangat penting nya alas legalitas bagi kontributor, berupa surat tugas dan kartu pengenal karena hal tersebut sering di pertanyakan nara sumber terlebih lagi jika nara sumber tersebut dari kalangan birokrasi.
Terungkap dalam sesi kedua dimana ada beberapa kontributor/jurnalis rakom, sering diragukan oleh narasumber, kendati sudah di tunjukkan kartu pengenal namun narasumber masih meminta kontributor/jurnalis menunjukkan surat tugas.
Hal ini berdampak pada keakuratan, keberimbangan dan aktualitas isi berita, sehingga proses uploadnya di web Suarakomunitas menjadi kurang update bahkan sering kali urung di tampilkan.
Contoh kasus:
Kontributor/Jurnalis Rakom Pantura FM dan Suara Genem Merenten FM, keduanya berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada saat mereeka mengkonfirmasi materi berita kepada narasumber yang ada di kalangan birokrasi bahkan secara kebetulan pada instansi dimana mereka berdua bertugas, maka terjadi hambatan emosinal ketika legalitas mereka sebagai jurnalis diragukan.
Kasus lain yang terungkap dalam sesi selanjutnaya adalah adanya hambatan teknis bagi para kontributor dalam mengapload berita oleh karena sebagian besar mereka menggunakan prangkat modem dalam mengakses jaringan internet. Terjadi kesulitan mengakses jaringan di beberapa wilayah rakom yang ditengerai akibat banyaknya menara (BTS) di sekitar stasiun rakom, namun dalam diskusi antar peserta dan Fasilitator belum dapat dipastikan apakah hambatan sinyal tersebut dipengaruhi banyaknya BTS atau tidak. karena menurut informasi dari Wakil Ketua JRK-NTB (Rasidi) yang juga bertugas di Dinas KOMINFO Lobar bahwa kecil kemungkinan hal tersebut terjadi oleh karena sebelum Tower BTS dibangun, terlebih dahulu dilakukan kajian teknis secara mendalam serta diatur pada master plan yang disahkan oleh Pemda.
-
Respon peserta
-
Suasana Pertemuan
-
Peserta dalam pertemuan kali Ini sebagian besar sudah saling mengenal satu sama lain karena sudah sering bertemu dalam proses-proses sebelumnya sehingga hambatan psikologis dalam beradaptasi relatif kecil.
Hal ini terlihat dari suasana pertemuan yang sangat familiar dimana hampir setiap peserta terbuka untuk mengungkapkan berbagai kelemahan dan hambatan yang dihadapi masing masing serta ketulusan untuk berbagi pengalaman dalam mengatasi tantangan dan mengelola peluang yang ada.
Ketulusan saling berbagi pengalaman dan pemahaman ini tidak hanya terjadi di dalam kelas tetapi di luar kelas kerap kali terlihat, antar peserta berbagi skill dalam menggunakan media hp untuk mengakses web, berbagi materi pendukung kerakoman (teknik pemancar, sofware penunjang, contoh produksi) dll
Suasana kondusif ini ditangkap oleh fasilitator, sehingga konsentrasi peserta dan efektifitas waktu dapat dikelola dengan baik dan menghasilkan output sebagaimana yang diharapkan.
-
-
Minat peserta terhadap materi
-
Seara garis besar materi pertemuan terbagi dalam tiga hal:
-
-
- Materi yang kontekstual dengan web Suara Komunitas
- Materi yang kontekstual dengan JRK
- Materi Pencerahan/Pengembangan Diri.
-
Minat peserta terhadap materi terkait web Suara Komunitas cukup baik terlihat dari kecepatan peserta dalam memahami konsep dasar program Suara Komunitas, animo peserta dalam mendaftarkan diri sebagai jurnalis Suarakomunitas, serta kecepatan peserta dalam mengadopsi skill /teknis dalam mengakses dan mengapload tulisan di web Suara Komunitas.
Dalam sesi praktek mengapload tulisan di web Suara Komunitas, fasilitator dan peserta hampir tidak mengalami kendala.
Terkait materi seputar JRK peserta mengahsilkan beberapa catatan penting terkait kelemahan dan kekurangan yang dirasakan serta masukan-masukan untuk melakukan perbaikan ke depan hal ini disampaikan peserta dalam pertemuan di dalam kelas yang dielaborasi dalam diskusi kelompok serta masukan secara personal di luar forum diskusi.
Pada sesi brindstrooming fasilitator mendorong kesadaran peserta untuk dapat melakukan perubahan baik internal maupun external. dengan menghimpun masukan dari pesrta tentang pemaknaan kata “Perubahan”, mengapa harus ada perubahan dan dari mana memulai perubahan.
Sesi ini diikuti sangat antusias oleh peserta, berbagai masukan dan pengayaan diinventarisir fasilitator hingga ditemukan benang merahnya bahwa perubahan harus wajib terjadi, ada perubahan terjadi karena hukum alam/Sunattullah dan adapula perubahan yang terjadi atas kesadaran dan aksi manusia.
Fasilitator mengarisbawahi bahwa perubahan atas kesadaran manusia harus dimulai dari cara berpikir cara berpikir positif .
Pikiran positif mendorong manusia berprilaku baik dan benar. Kesadaran akan pentingnya arti perubahan mendorong manusia untuk menambah perbendaharaan ilmu pengtahuan, menginternalisasi pengetahuan dalam sikap serta mewujudkannya dalam prilaku.
Fasilitator menutup sesi ini dengan kisah-kisah motivatif yang kemudian diperkaya oleh peserta dan sebaliknya sebagian pesertapun mengangkat realita-realita seputar perubahan dan diperkaya oleh fasilitator.
-
Output dan RTL
a. Output
Terkait web Suara Komunitas seara umum diperoleh kesepakatan sbb:
- masing masing rakom/kontributor menyanggupi rutinitas untuk mengapload tulisan ke web Suara Komunitas.
- Dengan kwantitas yang beragam dari 3 sampai dengan 10 tulisan perbulan.
- Penambahan kontributor dari wilayah NTB sebanyak 8 rakom.
- Perbaikan penulisan/editing secara bertahap dan dipertimbangkan penambahan satu editor di Kabupaten Lombok Utara.
- Mekanisme koordinasi yang jelas antara masing2 anggota Suarakomunitas dengan JRK-NTB dan CRI (rekomendasi rekrutment jurnalis/kontributor web Suara Komunitas diajukan oleh JRK NTB kepada CRI untuk selanjutnya memperoleh tanda legalitas).
- Ada Monitoring JRK wilayah NTB secar reguler terhadap anggotanya.
- JRK wilayah NTB dan rakom memetakan stake holder terkait isu penting dan mendorong rakom/kontributor menyuarakan isu tersebut secara intensif melalui web, buletin, fact sheet dan rakom kemudian memediasi upaya pemecahan masalah oleh para stekeholder tersebut.
Mekanisme tersebut sebagaimana matrik berikut:
Terkait Refleksi JRK-NTB PESERTA menyampaikan harapan dan gambaran rencana aksi sbb:
| NO | TUJUAN | HAL YANG INGIN DIAPAI | KEGIATAN YANG AKAN DILAKUKAN |
| 1. |
Terbangunnya organisasi yang kuat serta mampu melayani anggota dengan baik |
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pendetailan dari kegiatan yang akan dilakukan tsb akan di bawa kedalam pembahasan pada saat Jambore Rakom pada bulan Mei 2011 yang akan datang.
Adapaun pembahasan rencana jambore dilakukan pada hari ketiga dan disepakati bahwa:
Stiring omite Jambore /SC : JRK NTB
Pelaksana /Oc : JRK –Lombok Timur
Lokasi : Rakom Priss FM, Desa TteBatu,Kecamatan
Sikur, Kabupaten Lombok Timur.
Rapat Kerja SC : Tanggal 28 februari 2011
Rapat Kerja OC : Tanggal 1 Maret 2011
Penggalangan dana : Di tingkat Kabupaten dilakukan
JRK/Forum Rakom lokal.
Di tingkat Provinsi dan Nasional dilakukan
JRK NTB.
Dana : Dana Swadaya yang sudah berhasil
dikumpulkan sebesar Rp 6.000.000.-
(Enam Juta Rupiah)

tidak ada komentar untuk tulisan diatas
Belum ada Komentar
Tulis Komentar