COMBINE Resource Institution (CRI) memanfaatkan Twitter untuk pengelolaan informasi para korban erupsi merapi. Langkah ini disambut baik oleh publik, kini akun twitter Jalin Merapi yang dikelola oleh CRI telah diikuti oleh 33,686 pengguna dengan jumlah kicauan sebanyak 10.515.
Menurut Akhmad Nasir, Direktur CRI sekaligus Koordinator Media Center Jalin Merapi, Twitter Jalin Merapi hanya salah satu media penyebarluasan informasi merapi yang dikelola oleh Posko Merapi. Selain itu, mereka memiliki portal dengan dukungan streaming jaringan radio komunikasi (RIGG), SMS Gateway, dan pembaruan konten lainnya.
Setiap hari Jalin Merapi menyebarluasakan informasi merapi yang berasal dari hasil kerja pendataan para sukarelawan di posko-posko warga. Ada sekitar 200 sukarelawan mendukung kerja-kerja posko ini. Mereka berasal dari Yogyakarta, Semarang, Bandung, Surabaya, dan sejumlah kota lainnya.
Kerja keras Posko Jalin Merapi akhirnya menuai hasil, portal ini mampu menjembatani kebutuhan informasi dari warga yang mengirimkan logistik dan posko-posko warga yang membutuhkan bantuan.
Twitter adalah layanan jaringan sosial (social networking) dan microblogging yang kini sangat populer. Pengguna Twitter dapat “mengikuti” pengguna yang lain untuk mendapatkan membarui berita terbaru dari mereka. Setiap pembaruan hanya boleh berisi 140 karakter, dengan atau tanpa tautan.

tidak ada komentar untuk tulisan diatas
Belum ada Komentar
Tulis Komentar