Follow Kami di Jejaring Sosial

     


Site Map: Home > Agenda > FGD Pendengar Perempuan di Lombok
6 May 2010 06:07 WIB

Wacana mengenai peranan media komunitas sebagai akses strategis bagi saluran suara perempuan telah lama dikampanyekan oleh berbagai pihak, terutama WIN AMARC (Women International – World Asosiation Community Radio). Namun penerapan dari wacana ini belum terlalu optimal dalam konteks Indonesia. Meskipun tercatat sekitar 600 radio komunitas di Indonesia, namun yang secara khusus memberikan waktunya bagi suara perempuan dalam bentuk program khusus masih minim.

Mengapa hal ini menjadi sangat krusial untuk diperjuangkan? Oleh karena hampir separuh dari penduduk Indonesia adalah perempuan. Artinya upaya menyejahterakan rakyat harus melibatkan perempuan. Suara perempuan menjadi penting dalam perencanaan kebijakan-kebijakan yang menyangkut kepentingan publik. Mempertimbangkan suara perempuan berarti membawa sekaligus kepentingan anak sebagai generasi mendatang, dan juga orang tua.

Hal yang menjadi hambatan adalah akses perempuan terhadap media sangat minim. Dalam bingkai media arus utama, posisi perempuan lebih diletakkan sebagai konsumen, Sementara representasi perempuan yang dihadirkan oleh media arus utama tidak memuat nilai pemberdayaan terhadap potensi mereka, melainkan justru mengebiri peran perempuan dalam masyarakatnya.

Untuk membuktikan relasi yang kuat antara akses, konten isu perempuan dalam media dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat maka dibutuhkan sebuah penelitian khusus untuk mengungkap persoalan-persoalan yang dihadapi perempuan dalam konteks mediasi untuk memperjuangkan kepentingan mereka. Dalam hal ini mediasi yang paling potensial dan dekat dengan kehidupan mereka adalah media komunitas. Oleh karena itu perlu juga dianalisis bagaimana hubungan kelompok perempuan dengan media komunitas.

Adapun salah satu tahapan penelitian seperti yang telah direncanakan ialah pelaksanaan Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terarah). FGD dilakukan setelah survey pendengar selesai. Melalui survey tersebut, maka ada beberapa hal-hal yang ingin didalami melalui diskusi. Untuk tahapan survey radio komunitas dan pendengar telah dilakukan oleh Peneliti dari lombok. Di tahap diskusi maka peneliti dan koordinator dari COMBINE Resource Institution akan mendalami hasil survey pendengar perempuan sebagai kegiatan final dari penelitian ini.

Tujuan

Secara umum tujuan dari program pengarusutamaan jender ini adalah:

1. Kesadaran sensitif jender dalam media di level organisasi maupun isi (Gender sensitive)

2. Mendorong perempuan untuk melakukan tindakan yaitu terlibat dalam radio komunitas untuk mengangkat kepentingannya. (Gender affirmation)

Demi tujuan diatas, maka secara khusus Diskusi kelompok terarah ini bertujuan:

1. Menggali akses teknologi informasi dan komunikasi pada perempuan

2. Mengetahui siklus kehidupan perempuan sehingga kelak bisa dijadikan panduan bagi radio komunitas untuk mengelola program berbasis kepentingan perempuan

3. Menggali isu apa saja yang sudah mewakili kepentingan perempuan dan isu yang dianggap merugikan perempuan

4.Menggali keterlibatan perempuan dalam radio komunitas

Waktu dan Tempat Kegiatan

Selasa, 11 Mei 2010, di Radio Komunitas Forest, Sesaot,

Rabu, 12 Mei 2010 di Radio Komunitas Primadona, Lombok Utara

Tim Pelaksana

Ade Tanesia (CRI)

Aan (Lombok)


tidak ada komentar untuk tulisan diatas

Belum ada Komentar

Tulis Komentar

Nama* Comment
E-mail*
Website
Jl. KH Ali Maksum No 183, Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta Indonesia - 55188 Telp/Fax : +62 274 411 123 E-mail: office[at]combine.or.id